Sihiteezra's Weblog

Love the Life You Live&Live the Life You Love

Dimana Pejuang, Penentang, Penolong

leave a comment »

Dimana Pejuang, Penentang, Penolong

 

Siapakah pejuang, yang rela berkorban, menahan sakit dan pahit dari semua hal yang dijerih payahkan. Siapakah penentang? Penentang kezaliman, perindu kebajikan, pecinta keindahan, peraga kebenaran. Siapakah penolong? Yang sadar saat situasi membutuhkan, tidak menunggu panggilan, siap menopang meski beban terasa makin sarat dan sempurna berat.

 

Tidak mudah menemukan pejuang saat tak ada semangat yang tertinggal. Apalagi mencari penantang saat terjepit, terhimpit, suara dibungkam dan tubuh tersakiti seakan pembuluh darah pecah dan mengalirkan zat merah kehidupan itu. Tak tahu siapa yang akan menjadi penolong tatkala semua orang merasa diri paling malang dan hanya layak diberi tanpa memberi.

 

Pejuang selayaknya bukan hanya ada di masa lalu. Saat keberanian begitu berkobar-kobar, ketika ketakutan tak punya nyali. Malangkah dunia ini tanpa adanya sang pejuang. Bagaikan ruang yang diisi kelembekan, tak tahan uji, layu hanya karena serpihan debu dan angin sepoi. Bagaimana pula saat topan datang, akan mati sebelum berjuang.

 

Penentang selalu diperlukaan, saat kesalahan mulai menjejali dan kekerasan sudah memonopoli. Tak akan ada harmoni tanpa penentang para pemberang, tak ada cerita ketika tiada kedinamisan bahkan kemonotonan pada hal yang tidak seharusnya.

 

Jangan tanyakan apa yang tidak seharusnya itu. Aku yakin  kau mengerti dalam nuranimu. Saat batin berbicara, diam sejenak dan hentikan riuh mesin-mesin disekitarmu. Tidak semua hal terukurkan, namun dirimu yakin keberadaannya dan mempengaruhimu dengan seksama. Tak salah kalau kau tak dapat menuliskan baris definisniya sekalipun di dunia yang hanya mengakui keotentikan.

 

Penolong, sudahkah tanganmu tak mau terulur kali ini, ketika bantuanmu dibutuhkan, tak juga kunjung dating. Mungkinkah zaman kontemporer ini menahanmu untuk berbuat. Barangkali engkau sudah bosan untuk bertindak. Jangan salah, penolong , kehadiranmu didamba. Kemunculan yang tak terduga akan menjadi kejutan yang luar biasa. Bukan sekadar terimakasih namun tangis haru tanpa air mata.

 

Pejuang, Penentang kezaliman, penolong, tetapkan eksistensimu yang tak terkikis. Pejuang tunjukkan jati dirimu, penentang kezaliman, beranikan suaramu lantang melawan ketidakbenaran. Penolong jangan diam sampai ada kata terlambat. Jadilah pencinta, yang mencintai perjuanganmu, mencintai tantanganmu dan menyukai belasmu.

 

Written by Me

August 21, 2008 at 11:05 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: