Sihiteezra's Weblog

Love the Life You Live&Live the Life You Love

Jembatan Sarinah

leave a comment »

 

Langkahku terkadang terburu-buru, namun tidak selalu begitu. Saat tak harus berlomba dengan waktu atau tiada yang menunggu, kutapakkan langkahku satu per satu, tenang tak ada yang memaksaku melelahkan diri. Udara panas setiap siang harus kocoba nikmati, sinar matahari yang terasa kejam tak membuatku meringkung dan berteduh. Ini duniaku, tak ingin aku menciut hanya karena sedikit kesakitan.

 

Jembatan besi itu media lalulalang. Bukan sebuha perhentian. Orang turun naik dan bunyi langkah kali yang terbalut alas kaki hampir tak pernah berhenti apalagi saat sore dan pagi hari. Tapi berbeda bagi para pedagang jalanan. Mereka akan nongkrong di atas dan di bawah jembatan dari siang bahkan dari pagi hingga malam.

 

Mereka berdagang kue-kue, asongan, stroberi dan keripik balado. Beerjam-jam  menunggui dagangan berharap orang-orang yang lewat akan tertarik pada dagangan yang dipajang di kotak, keranjang atau tong-tong kecil.

 

Apa yang membuat mereka tetap bertahan? Barangkali setiap hari, dagangan itu bertuah sekalipun tidak sebanyak yang diharapkan. Yang pasti mereka tetap bertahan dan tak mencari tempat berdagang yang baru. Sesekali mungkin aku patut mencoba, meskipun harus bergulat dengan pikiran yang mengatasnamakan kebersihan bahkan kehigienisan.

 

Keripik balado. Ini menjadi jajanan yang kubeli  untuk pertama kali dan belum tahu apakah akan menjadi yang terakhir di jembatan Sarinah. Saat kudekati, pedagangnya tampak begitu senang, hingga rasanya aku ingin membeli lebih dari satu. Tapi tak apalah, percobaan saja dulu, lain kali masih ada kesempatan. Rasa keripik baladonya lumayan. Tidak ada penyesalan membelinya, namun yang paling memberi kesan bukan bentuk keripik yang menarik maupun rasanya.

 

Semangat dan senyum senang pedagang di jembatan itu membuatku juga merasa senang. Beberapa ribu pasti sangat berarti bagi mereka. Inilah jawabannya, saat aku membeli keripik balado sore ini mungkin tidak akan menjadi waktu terakhirku membeli dagangan di jembatan Sarinah.

 

 

 

 

Written by Me

August 28, 2008 at 12:42 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: