Sihiteezra's Weblog

Love the Life You Live&Live the Life You Love

Tim Weiner : Saya Bukan Agen CIA

leave a comment »

Book Critic AwardsBersumber dari ratusan wawancara dan ratusan sejarah yang diungkapkan lisan

Tim Weiner mengakui, buku Legacy og Ashes, The History of CIA (Membongkar Kegagalan CIA) yang ditulisnya, adalah bagian dari masa lalu. Buku itu juga tidak dimaksudkan atau jauh dari keinginan untuk merusak reputasi Adam Malik dan keluarganya. “Hanya bagaimanapun masa lalu perlu diketahui. Saya mengerjakan buku ini sebagai bagian dari tugas jurnalistik dan sejarawan dalam konteks masyarakat bebas dan demokratis,” kata Weiner.

Weiner sedang menghabiskan masa liburannya ketika Ezra Sihite dari Koran Jakarta menghubunginya lewat email personal— bukan email The New York Times tempatnya bekerja- awal Desember lalu. Peraih hadiah Pulitzer itu, membalasnya dua hari kemudian. Berikut petikannya:

Apa tujuan Anda menulis buku Legacy of Ashes?

Saya menulis buku ini sebagai sejarah CIA dalam hubungannya dengan kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat mulai tahun 1945 sampai 2007.

Berasal dari mana saja sumber buku Anda?
Informasi penulisan buku saya berasal dari ribuan dokumen pemerintah Amerika Serikat yang sudah lewat masa rahasianya. Selain itu saya melakukan ratusan wawancara dan ratusan sejarah yang diungkapkan lisan. Buku saya tidak memakai sumber-sumber anonim.

Mengapa diberi judul Legacy of Ashes?
Judul buku ini berasal dari pernyataan Eisenhower pada tahun 1961. Eisenhower merasa takut bahwa dia akan meninggalkan puing-puing (debu) sebagai peninggalan bidang intelijen bagi penggantinya presiden Kennedy. Seperti yang tertulis dalam buku saya, CIA tidak hanya mengalami masa sukses tapi juga kegagalan selama tahun-tahun pemerintahannya.

Benarkah Anda melakukan riset selama 20 tahun untuk buku ini? Lalu berapa lama waktu Anda untuk menuliskannya menjadi sebuah buku?
Saya mulai menyelidiki soal CIA sejak menjadi reporter surat kabar pada tahun 1978. Saya sudah menghabiskan waktu selama dua puluh tahun ini melaporkan dan menuliskan soal CIA. Saya selalu melakukan tugas reporter dan penulis sekalian.
Diperlukan waktu kira-kira dua tahun untuk menulis dan mengedit buku itu, mulai Agustus 2005 sampai Juni 2007. Selama itu saya mengambil cuti di luar tanggungan The New York Times. Saya menjadi reporter The New York Times sejak 1993.

Negara mana saja yang Anda kunjungi untuk keperluan penulisan buku ini?
Saya melaporkan dari 18 negara, antara lain Afganistan, Pakistan, Sudan, Kenya, Cuba, Haiti, Meksiko dan seluruh negara di Amerika Tengah.

Pernahkah Anda mengunjungi Indonesia?
Saya mengunjungi Indonesia sebagai turis pada tahun 1986, setelah mengadakan laporan perjalanan ke Filipina. Waktu berada di Indonesia, saya ke kota Jakarta, Yogyakarta dan Bali.

Kapan pertama kali buku ini dipublikasikan? Dan telah diterjemahkan ke berapa bahasa?
Buku saya dipublikasikan pertama kali di AS pada tanggal 28 Juni 2007 dan telah diterjemahkan ke 24 bahasa.

Siapa sponsor Anda ketika melakukan riset untuk buku ini?
Tidak ada biaya penelitian khusus untuk buku ini. Saya menandatangani kontrak dengan penerbit, dan kemudian mereka membiayai penerbitan buku saya.

Sudah berapa banyak salinan buku ini di Amerika Serikat? Sudah berapa besar royalti yang Anda terima?
Saya kurang tahu pastinya perkembangan terbaru berapa salinan buku saya yang sudah terjual di . Mengenai royalti, penerbit akan memberitahukan kepada saya setiap enam bulan sekali sesuai dengan jumlah buku yang terjual. Sejauh ini, yang dilaporkan terjual sekitar 160 ribu buku di Amerika Serikat, 60 ribu di Jerman dan di Spanyol juga menjadi best seller.

Apa definisi yang lebih jelas tentang tas hitam ‘black bag’?
Buku ini mencetak rekaman pembicaraan duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Marshall Green yang merekam pembayaran “tas hitam” kepada Adam Malik oleh pemerintah Amerika Serikat.
Pembicaraan ini berlangsung tanggal 2 Desember 1965. Tas hitam dapat didefinisikan sebagai rahasia, kegiatan gelap, tersembunyi yang merujuk pada kegiatan CIA. Bukti-bukti dokumentasi ini menunjukkan Adam Malik punya hubungan dengan seorang agen Amerika. Dari sudut pandang inilah mengapa Pemerintah Amerika saat itu melihat Adam Malik sebagai agen. Memang tidak ada bukti lain bahwa hubungan ini berlanjut setelah tahun 1966 dan di buku saya, juga tak saya sebutkan demikian.

Berkenaan dengan keluarga Adam Malik, pernahkan Anda berencana meminta maaf pada mereka?
Buku saya sama sekali jauh dari keinginan merusak reputasi Adam Malik dan keluarganya. Buku ini adalah bagian masa lalu. Hanya bagaimanapun masa lalu perlu diketahui. Saya mengerjakan buku ini sebagai bagian dari tugas jurnalistik dan sejarawan dalam konteks masyarakat bebas dan demokratis.

Apakah Anda berencana menulis buku lain dengan jenis yang sama?
Pada tahun 2009, saya akan mengerjakan buku lain tentang sejarah FBI.

Apa posisi Anda saat ini di The New York Times?
Saya tidak bekerja penuh waktu di surat kabar. Namun saya akan terus menulis artikel-artikel ke koran.

Jangan-jangan Anda pernah punya pengalaman bekerja untuk CIA?
Jawabannya tentu saja tidak.

Dikutip sepenuhnya dari Koran Jakarta 11 Januari 2009

Written by Me

January 12, 2009 at 10:12 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: