Sihiteezra's Weblog

Love the Life You Live&Live the Life You Love

” Saya Tak Ingin Seperti di Iran “

with one comment

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai lamban dalam menyediakan logistik untuk pemilihan presiden (pilpres). Mereka bahkan tidak dapat memberikan kepastian apakah surat suara dapat terdistribusi tepat waktu. Untuk mengetahui sejauh mana yang dihadapi lembaga ini, berkit wawancara Agus Triyono dari Koran Jakarta dengan Wakil Ketua KPU, I Gusti Putu Artha yang ditemui diruang kerjanya Jumat (26/6)

4a(12)


Bisa dijelaskan persiapan apa saja yang saat ini sudah dilakukan KPU menjelang digelarnya pilpres Juli mendatang?


Kalau sejauh ini elemen persiapan sudah dimatangkan. Unsur- unsurnya yang pertama misalnya masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Saya kira seluruh elemen masyarakat sudah bisa memahami apa yang telah kita usahakan. Sampai kemudian hampir setiap hari selama tiga minggu running teks di bebarapa stasiun TV, iklan di jalan, terus menggugah masyarakat agar mencermati dengan baik.


Komunikasi dengan parpol dan tim kampanye juga terus dilakukan termasuk ruang pemutakhiran DPT terus diberikan pada masyarakat melalui KPU setempat. Saya kira sampai sejauh ini termasuk misalnya menyangkut konsep pemutakhiran yang menyangkut pemutakhiran DPT berbasis domisili, sudah ada usaha sangat signifikan.


Selain pemuktahiran DPT, apa lagi?


Elemen yang kedua menyangkut masalah kampanye. Kampanye pilpres ini sudah dikelola sedemikian rupa sehingga meminimalisir terjadinya konflik di level bawah tapi lebih mengedepankan pada kampanye media, termasuk debat yang dilakukan kemarin dan seterusnya.

Sampai sejauh ini tidak ada pelanggaran yang signifikan kecuali pelanggaran adminsitrasi oleh pasangan calon dalam tim kampanye, misalnya melibatkan komisaris BUMN dan sebagainya. Sejauh ini evaluasinya bagus. Kemudian mengenai logistik juga saya kira relatif lebih mudah dibandingkan pileg. Sekarang, distribusi, dan pelipatan suara sudah sampai di kabupaten kota. Jadi kabupaten sudah, akan mendorong ke kecamatan. Memang masih ada sebagian yang masih dilipat di kabupaten tapi kita berharap tidak ada sesuatu yang luar biasa.


Daerah-daerah mana saja yang dianggap rawan soal pendistribusian ini?
Saya kira Papua, profinsi Maluku, dan Maluku Utara. NTT juga punya potensi di tingkat wilayah logistik. Gangguan keamanan, mungkin Papua masih karena di situ masih ada pihak yang mengganggu untuk menggagalkan pemilu. Saya kira kalau domain itu kita serahkan pada kepolisian dan TNI bisa mengawal kita dengan sebaik- baiknya. Jangan sampai kita pemilu terganggu.


Sekarang tinggal terakhir, bagaimana memastikan tanggal delapan nanti semua proses hari-H itu bisa berjalan dengan baik tanpa kecurangan. Kemudian apa yang kita lakukan saat ini adalah mengundang seluruh ketua KPU kabupaten kota untuk semacam memperkuat “sinyal” mereka. Sehingga mereka bisa melakukan proteksi terhadap segala kemungkinan terjadinya kecurangan dan mereka bisa menghindari tindakan yang aneh- aneh seperti yang telah terindikasi pada KPU di beberapa daerah yang terbukti di MK telah melakukan pelanggaran jabatan dan kewenangannya mereka. Sekarang ini yang kita juga lakukan adalah satukan spirit dan semangat kerana pemilu pilpres terlalu bahaya dan banyak risikonya.


Maksudnya berbahaya?


Saya belakangan ini juga selalu berfikir, mudah- mudahana apa yang terjadi pada hasil pemilu di Iran tidak terjadi di kita. Hasil pemilu digugat dan sebagainya. Ini yang makanya semua jajaran nanti harus punya semangat yang sama. Itu persiapan pilpres yang sudah kita lakukan


Kembali soal DPT, apakah ada peningkatan signifikan?


Untuk konsep DPT yang berbasis domisili cukup mampu untuk mendongkrak pemilih kita, termasuk kemungkinan agar golput bisa lebih rendah. Dan itu akan kami buktikan di lapangan. Itu sangat membantu. Secara empirik di lapangan teman- teman mahasiswa di seluruh Indonesia yang waktu pemilu legislatif kemarin terdaftar di daerah asalnya dan mereka tidak pulang lalu tidak mengurus formulir A5, sekarang ini mereka cukup mendaftar di kost-nya. Dan itu memungkinkan dengan perangkat yuridis yang baru, itu lebih mudah di -cover pemilih diperkotaan yang kemarin punya potensi golput itu jadi tidak golput.


Apa yang dilakukan KPU untuk mendata hal ini?


Saya kebetulan sudah survei ke empat provinsi. Teman- teman di bawah memang sudah bekerja maksimal betul. Di Manado misalnya, saya melihat petugas pemilihan daerah mengirim surat ke rumah- rumah itu secara langsung. Kalau orangnya tidak ada ditaruh suratnya, nanti didatangi lagi. Di Sumatra Barat malah pakai stiker. Daerah yang sudah dicacah diberi stiker. Intinya di Bali juga melibatkan Banjar semua turun di cek satu- satu. Itu yang kita sebut ada perubahan serius terkait DPT dan kita berharap bahwa tidak akan ada masalah yang serius terkait DPT itu tadi.


Mengenai lawatan KPU ke luar negeri, apa pentingnya?


Saya kira sangat urgent Karena pertama UU memerintahkannya. Kedua kenyataan kita punya 117 Panitia Pemilihan di luar negeri. Sebetulnya mereka memang butuh bimbingan tehnis sama seperti yang kita lakukan ke tujuh titik di dalam negeri. Saya misalnya, ke Bali, NTB, NTT, Papua, Papua Barat, dan lain sebagainya kumpul di Bali untuk memberikan bimbingan semua. Di luar negeri juga butuh bimbingan seperti itu, bagaiamana harus mengisis formulir, mengelola anggaran, dan itu hanya KPU yang bisa melaksanakan, bukan dubes karena mereka tidak ngerti.


Lalu sapa saja kendala yang masih dihadapi KPU?


Yang punya potensi adalah bahwa sekalipun kita bekerja secara maksimal, mungkin saja karena faktor calon pemilih kita yang pasif masih ada yang tercecer, karena mereka pasif. Sebenarnya kita prihatin dengan itu. Karena kita tidak mungkin menjangkau sampai lingkup sekecil itu. Nah mungkin bisa pula terjadi, bisa saja pada hari H sejumlah pemilih di sejumlah TPS yang tidak terdaftar lalu ingin memaksakan keinginan untuk memilih, nah itu yang akan kita mengalami kesulitan.


Secara prosentase persiapan yang sudah dilakukan KPU?


Kalau dari sisi seluruhnya mungkin angkanya 80 %. Sisa dari 20 %. Yang belum itu adalah kepastian distribusi logistik masih belum semua sampai di tingkat TPS. Kalau dari sisa kampanye kita tinggal menyisakan beberapa hal yang saya kira tidak menyisakan masalah. Dan persiapan hari H kita punya optimis bahwa pada hari H nanti akan lancar. Yang kita khawatirkan dan mudah- mudahan ini tidak terjadi, seluruh pasangan calon dan tim suksenya bisa menerima hasil apapun yang mereka dapatkan dengan lapang dada.

Dikutip sepenuhnya dari Koran Jakarta 28 Juni 2009

Written by Me

June 29, 2009 at 1:10 pm

Posted in Uncategorized

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

    dir88gun2@yahoo.com

    July 1, 2009 at 3:09 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: